Showing posts with label pertanian dan perkebunan. Show all posts
Showing posts with label pertanian dan perkebunan. Show all posts

Monday, October 29, 2012

hama dan penyakit tanaman

HAMA DAN PENYAKIT CENGKEH TANAMAN CENGKEH
HAMA
1.       PENGGEREK BATANG
Penggerek batang yang menyerang tanaman cengkeh adalah Nothopeus sp. Hama ini meletakkan telurnya pada lekukan kulit batang tanaman.
Gejala Serangan
Gejala Serangan yang ditimbulkan oleh penggerek Nothopeus sp ditandai adanya lubang-lubang  pada batang tanaman, dari lubang keluar cairan kental bercampur kotoran hama. Daun muda berubah kekuningan, rontok dan akhirnya pucuk daun mati. Jika tidak dikendalikan hama ini dapat menyebabkan kematian, karena asupan makanan terganggu.
Cara Pengendalian
Upaya yang dapat dilakukan antara lain menutup lubang bekas gerekan dengan pasak kayu serta memusnahkan telur-telur yang menempel pada kulit. Pengendalian kimiawi dengan memasukkan insektisida sistemik berbahan aktif asefat ke dalam lubang gerekan kemudian ditutup dengan pasak kayu. Dapat pula menaburkan insektisida sistemik berbahan aktif karbofuran dengan dosis 115-150 g/pohon. Interval 3 bulan sekali.
2.       PENGGEREK CABANG
Penggerek cabang yang menyerang tanaman cengkeh adalah Hyleborus sp., dan Ardela sp. Hama Hyleborus sp. merupakan kumbang berukuran kecil berwarna hitam, kumbang jantan tidak mempunyai sayap dan ukurannya lebih kecil daripada serangga betina. Sedangkan Ardela sp. merupakan ngengat, ngengat jantan berwarna cokelat keputihan, betina berwarna merah muda keputihan. Larva ngengat ini berwarna putih keabu-abuan.
Gejala Serangan
Gejala Serangan yang ditimbulkan oleh kedua penggerek ini ditandai adanya lubang-lubang  pada permukaan kulit cabang yang mengakibatkan cabang mudah patah, lemah, tunas mati, daun dan ranting akhirnya mengering. Lubang-lubang tersebut tertutup kotoran dan serbuk kayu sisa gerekan yang dijalin dengan serat halus. Serangan parah menyebabkan cabang mati.
Pengendalian
Upaya yang dapat dilakukan untuk mengendalikan hama penggerek cabang ini sama seperti pada penggerek batang.
3.       PENGGEREK RANTING


Penggerek ranting yang menyerang tanaman cengkeh adalah Coptocercus sp. Serangga ini berupa kumbang berwarna hitam, sedangkan larvanya berwarna kuning kecokelatan.
Gejala serangan
Gejala Serangan yang ditimbulkan oleh penggerek Coptocercus sp. ditandai pada permukaan ranting terdapat lubang-lubang gerekan yang berdiameter kira-kira 1,8 mm. Serangan parah mengakibatkan ranting dan daun mati.
Cara pengendalian
Upaya yang dapat dilakukan untuk mengendalikan hama ini adalah dengan penyemprotan insektisida berbahan aktif alfa sipermetri, asefat, profenofos, atau metomil dengan dosis sesuai pada kemasan ke seluruh bagian tanaman. Interval 10 hari sekali.

pertanian tugas

Powered By Blogger

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...