Wednesday, June 13, 2012

Objek Wisata Kota Palopo

Gereja PNIEL

Bangunan Gereja peninggalan Belanda yang terletak di pusat kota yang didirikan pada tahun 1930 dengan gaya arstitektur Eropa dan sampai sekarang masih digunakan sebagai tempat beribadah bagi warga Palopo yang beragama kristen.

Langkanae
Merupakan replika dari istana datu luwu (raja luwu) di masa lalu, istana ini antik dan unik, bentuknya bertingkat yang menyimbolkan susunan tata sosial yang ada didalam masyarakat.


Masjid Jami
Masjid ini didirikan pada tahun 1604 oleh Paung Man Te pada masa pemerintahan Raja Luwu ke XVIII yaitu La Sattiaraja, Masjid ini merupakan masjid tertua di Sulaweis Selatan. Masjid Jami Tua ini beratap daun sirap dan ditopang 1 tiang besar yang terbuat dari kayu jenis cina gurih dengan 4 tiang kecilnya sebagai penyangga dan memiliki jendela sebanyak 20 buah, keberadaan masjid ini tidak terlepas dari proses penyebaran agama Islam di Sulawesi Selatan yang dibawa oleh 3 orang muballigh dari Sumatra, dan dalam kurun waktu enam bulan ajaran agama Islam diterima dengan baik di kerajaan Luwu.


 Lokkoe
Masyarakat Luwu makam ini Lokkoe yang berarti Qua. Terletak 1 km dari pusat Kota Palopo. Makam ini dibangun pada masa pemerintahan La Sattiaraja Raja Luwu ke XVIII . Bentuk bangunan ini diilhami oleh makam Piramida di Mesir. Raja yang pertama dimakamkan adalah La Baso Langi Matinroe Qua, yakni Raja Luwu ke XVII dan kemudian mengikut generasi Raja - Raja Luwu. Pada bagian halaman makam terdapat pula makam pengikut dan keluarga Raja Luwu.(klik link dibawah ini untuk mendapatkan info menarik lainnya)

No comments:

Post a Comment

pertanian tugas

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...